photo banner-ns-468x60_zps1113cee1.gif
Showing posts with label stories in qatar. Show all posts
Showing posts with label stories in qatar. Show all posts

Monday, December 17, 2012

Red Choux Vanilla Creme


Choux pastry atau kue sus yang aku coba bikin kali ini beda dari biasanya. Kali ini kue susnya dikasih topping yang krenyes seperti biskuit. Di dalam dunia kuliner, toppingnya ini disebut sable, yang dalam bahasas Perancis berarti pasir. Saat dimakan, memang toppingnya ini akan berderai seperti pasir. Faatih suka banget dengan toppingnya ini, maybe next time i'll make it as a cookies indeed :)

Anyway, hari ini udah tanggal 17 Desember 2012. Sejak tanggal 15 sudah sangat banyak acara hampir diseluruh Qatar. Puncaknya besok, perayaan National Day nya Qatar. Acara routine tanggal 18 adalah parade di pagi hari dan fireworks di malam harinya. Sepertinya besok aku bakalan nonton fireworks nya aja di malam hari,, wihhh siap-siap jaket,, secara lagi dingin,, brrrrr :)


Pertama kali lihat resep kue ini di Sajian sedap. Aku langsung tertarik dengan presentasi dan warnanya. Ehm, cocok banget ya warnanya sangat matching dengan warna kebangsaan Qatar. Ya udah, akhirnya diniatin untuk bikinnya hari ini, karena untuk besok rencananya aku mau coba bermain-main dengan butter cream di cupcakes :)

Ternyata rasanya enak loh. Faatih doyan, tapi tanda filling. Faatihkan emang ga doyan tuh dengan yang sifatnya lembek-lembek. Begitu mateng, sus kecilnya langsung abis 3 buah ama Faatih,, hehehee. Ada sedikit perubahan atau modifikasi yang aku lakukan pada resep ini. 


Red Choux Vanilla Creme
Original recipe: Sajian Sedap
Modified: Nony Aska Daulika

Bahan Choux:
100 gram mentega tawar (aku pake 75 gr)
50 gram margarin (aku pake 75 gr)
1 1/2 sendok teh gula pasir
1 sendok teh garam
360 ml air
200 gram tepung terigu protein sedang
225 gram telur (tadi aku pake 5 kuning telur, 4 putih telur)

Bahan Red Sable:
100 gram gula palem
100 gram mentega tawar biarkan suhu ruang
110 gram tepung terigu protein sedang (aku pake 125 gr)
2 gram pewarna merah bubuk (aku pake 1 1/2 sdt pewarna cair rough red foster & clark)

Bahan Isi:
250 ml susu cair
85 gram gula pasir
1/4 sendok teh garam
30 gram maizena
2 kuning telur, kocok lepas
1 batang vanila, keruk isinya (aku pake 1 sdt vanilla susu L'Arome)
50 gram mentega tawar dingin, potong-potong
300 gram krim kocok (aku pake 125 gr butter cream)



Cara membuat:
1. Sable, campur mentega tawar dengan gula palem, kocok hingga lembut. Tambahkan tepung terigu dan pewarna merah bubuk (aku pewarna cair dulu baru terigu), aduk rata. Giling adonan hingga tipis 0,3 cm. Dinginkan. Keluarkan potong sebagian dengan ring 5 cm dan sebagian lagi dengan ring 3 cm. Dinginkan kembali.

2. Isi, rebus susu cair, gula pasir, dan garam (aku disini masukin vanilla susunya) sambil diaduk sampai panas. Kentalkan dengan larutan maizena. Masak sambil diaduk sampai meletup-letup. Matikan api. Masukkan kuning telur, aduk cepat. Masak kembali di atas kompor, aduk hingga meletup-letup kembali. Tambahkan biji vanila (aku skip), aduk rata lalu angkat. Tambahkan mentega sedikit-sedikit sambil diaduk hingga menyatu. Dinginkan. lalu campurkan dengan krim kocok (aku pake butter cream yang tidak manis).


3. Choux, campurkan mentega tawar, margarin, gula pasir, garam, dan air. Masak hingga mendidih, lalu matikan api. Masukkan tepung terigu, lalu aduk hingga kalis. Nyalakan api kembali lalu aduk kembali hingga menyatu. Pindahkan adonan kedalam bowl. Kocok dengan kecepatan sedang hingga uap panas keluar. Tambahkan telur sedikit-sedikit sambil dikocok rata. Masukkan kedalam plastik semprot.
4. Semprot 1/2 bagian adonan ukuran diameter 5 cm. Semprot sisa adonan ukuran 2 cm diatas silpat yang disemprotkan sedikit air. Letakkan sable diatasnya. Oven dengan api bawah suhu 190 derajat Celsius 30 menit. Turunkan suhunya menjadi 180 derajat celsius hingga matang dan kering.
5. Lubangi bagian belakang choux. Semprot dengan isi.
Ambil choux yang besar. Semprot sedikit isi. Beri cokelat. Semprot lagi dengan sedikit isi. Letakkan choux yang kecil diatasnya. Aku hanya pake kertas. Hias, dan hidangkan :)

Untuk 15-20 pasang

Selamat mencoba Moms :)


Friday, June 29, 2012

Ladies International Night

(ki-ka) Rina-juara 2 best costume, Nay-juara 1 best model, kak azid, kak Rita-juara 1 best costume, teh Dini-juara 3 best costume, dan aku-juara 2 best model

          Kali ini aku ingin sedikit bercerita tentang suatu pengalaman diluar makanan yang aku alami di Doha. Tanggal 18 kemaren aku ikutan fashion show untuk acara 3rd Annual Ladies International Night Al Khor Community.  Ini pertama kalinya aku datang ke acaranya ini, dan pertama kalinya juga aku ikut sebagai peserta. Acara ini diadakan untuk ibu-ibu dari segala bangsa dari perusahaan QatarGas dan RasGas. Perlombaannya sendiri ada fashion show dan dance
          Begitu pengumumannya keluar, sekitar sebulan sebelumnya, aku memutuskan untuk ikut. Kebetulan aku punya kebaya yang belum sempat aku gunakan. Kebaya itu aku jahit di Indonesia untuk seragam resepsi ngunduh mantu pernikahan adikku Sony di Duri. Tapi karena tidak rejekiku menghadirinya, Faatih sakit saat itu, aku, mas Teguh dan Faatih harus berada di Pekanbaru saat resepsi berlangsung. Jadi si kebaya belum kepake sama sekali.
           Masalahnya, aku ternyata ga punya bawahan atau rok yang matching dengan kebayaku. Tadinya kalau dipake untuk resepsi adikku, bawahannya dipinjamkan dari perias pengantin. Uhmm,, ubeg-ubeg lemari, ketemu beberapa kain panjang batik yang belum dijahit, tapi warnanya tetap ga ada yang benar-benar matching. Tapi ya sudahlah, yang ada saja berusaha disesuaikan. Dibawalah semua bahan yang ada ke rumah mba Eva, istri pak Iskandar. Alhamdulillah mba Eva bersedia ngebantu aku menjahitkan rok, walau dia sendiri juga agak sibuk menjelang pindah kembali ke Indonesia. Ga disangka-sangka, mba Eva ternyata punya bahan batik yang matching banget dengan kebayaku. Huaaaaa senangnya,,, dan mba Eva bersedia menjualnya ke aku. Aku tinggal cari bahan tile di souq (pasar) untuk sedikit ngehebohin rok agar lebih menjadi penampilan panggung.


          Setelah fitting, tiba harinya aku ambil rok dan tile hiasan roknya di mba Eva. Tanpa diduga, dari bahan batik yang cantik, sampai semua penjahitan yang dikerjain mba Eva digratiskan untukku. Kata mba Eva sebagai kenang-kenangan. Masya Allah,, Jazakillah Khair mba Eva, baik sekali. Padahal aku sudah sangat merepotkan ditengah-tengah kesibukannya akan pindah ke Indonesia. Alhamdulillah ya Allah. Tepat sehari sebelum acara. Satu hal lagi yang teringat olehku, aku udah beli bulu mata palsu sebenernya untuk latihan dandan, aku kan belum pernah pake bulu mata palsu sendiri, tapi kayaknya udah ga sempet, mudah2an besok ga ada kendala. Malamnya aku, hubby dan Faatih udah di Al Khor, nginep di rumah tante Sri supaya besok ga rusuh :)


          Pagi-pagi jam 8-30 an aku, hubby dan Faatih mengantar tante Sri yang mau course pengambilan lisence. Sambil menunggu tante course, kami berkeliling daerah Al Khor, wah refreshing juga alhamdulillah. Setelah itu jemput lagi tante Sri. Sekitar jam 10 lebih sedikit aku dan tante Sri diantar ke Al Waha Club untuk general repetition acara nanti malam. Uhmmm,,, so far aku ga nervous, biasa aja hehheee,,,. Jauh-jauh hari sebenarnya ada beberapa teman yang minta tolong didandanin untuk jadi peserta di acara tersebut, tapi aku ga sanggupi. Aku merasa waktunya ga akan cukup belum ditambah aku sendiri pasti panik dan nervous menjelang tampil hehhee,,, maaf ya teman-teman, insha Allah lain waktu aku bantu :)


          Setelah makan siang, tepat jam 1 siang aku mulai persiapan melukis wajahku sendiri. Kebetulan aku sedang tidak sholat, jadi pekerjaan mendandani muka sendiri aku kerjakan tanpa jeda sambil ngobrol dengan tante Sri. Faatih dan hubby bubu. Nah bagian akhir dari berdandan muka adalah menggunakan bulu mata palsu. Bismillah,,, walau deg-degan banget, alhamdulillah berhasil juga makenya hehheee. Dilanjut deh dengan make baju dan kerudung beserta asesorisnya, alhamdulillah semua berjalan lancar tanpa banyak kendala. Tapi kok rasanya tile dibagian rok ini agak sedikit mengkhawatirkan ya? Run away nya kan ga terlalu lebar dan besar, bisa-bisa ntar keinjak sama peserta lain, terus aku jadi nyeruduk jatuh, kan ga lucu banget hehheee,, akhirnya aku buka, aku utak-atik bersama kain siffon yang kebetulan aku punya, dan berpindahlah dia ke bahu kiriku. Alhamdulillah, ini jadi membantuku juga berpose sambil melambaikan kain dengan tangan kiriku :)


          Hubby dan Faatih kembali nganterin aku dan tante Sri ke Al Waha Club. Wish me luck ayah,,, hehehee dan titip jagain Faatih yaaa, karena ga boleh bawa anak-anak ke acara ini. Dan acara pun dimulai. Begitu udah menjelang giliranku, aku mulai nervous, bibir rasanya gemetaran, ahahhaaa ketauan banget model gadungannya. Selain itu udah lama banget ga 'manggung', walau dulu manggungnya sebagai dancer sih, tapi itu kan udah bertahun-tahun yang lalu. Demam panggung lagi deh :). Acara jalan di run away nya juga banyak berubah dari waktu general repetition, mungkin permintaan juri nya kali ya. Sampailah pada pengumuman, alhamdulillah aku juara 2 untuk kategori best model hehehee,,, senangnya. Masukan dari teman-teman aku jalannya terlalu cepat, sepertinya efek demam panggung bikin jalanku udah ga bisa dikontrol ahhaaa,, tapi masukan dari juri, they love my smile, "you're exactly the best smile" kata mereka waktu menyerahkan hadiah dan memberi selamat kepadaku, hehheee,,, padahal mungkin cengar cengir nya aku juga efek demam panggung hihihiiii. Alhamdulillah peserta dari Indonesia walau ga banyak tapi mendominasi jajaran pemenang dalam acara ini.

The Judges

          Alhamdulillah w syukurillah. Ini menjadi pengalaman baru untukku di Qatar sini. Semoga ke depan aku bisa kembali berprestasi dan menyalurkan bakatku dibidang yang positif. Aamiin. Terima kasih banyak untuk semua pihak, teman dan saudara yang sudah mendukung dna mendoakan. Semoga dengan ini aku juga bisa sedikit menyumbangkan rasa bangga sebagai orang Indonesia  yang berkebudayaan baik di mata internasional :) Aamiin...

Berikut galeri photo lainnya:

bersama mba Tety, temanku yang ikutan dance competition

bersama kak Azid

bersama ka Rita, juara 1 best costume

diantara peserta dari bangsa-bangsa lain 

sebagian besar peserta dari Indonesia













Thursday, June 21, 2012

Sheep for Reyhanna Birthday Cake


Sejak pulang liburan dari Indonesia kemaren emang bertekad ga terima orderan dulu karena pengen istirahat dan juga pengen banyak praktek-praktek kue. Tapi akhirnya ngalah juga waktu tetangga sekaligus teman dekatku Astri pesen buat ulang tahun anaknya Reyhanna yang ke-5. Kata Astri temanya terserah aja. Akhirnya aku memutuskan bikin girl sheep birthday cake ini hehheee,, Alhamdulillah yang ulang tahun senang.

Reyhanna and her class mate at Cambridge International School for Girls-Doha (Doc. by Astri)

Base cake yang aku pake seperti biasa brownies kukus resep Ny. Liem. Di kepala si domba tetap ada kuenya tuh, dalam bentuk bolu gulung, tapi tetap dari brownies kukus Ny. Liem. Selamat ulang tahun ya Rey, semoga makin pinter, sholehah dan selalu sayang mama dan papa juga adek Qeyreen :)




Wednesday, May 30, 2012

Villagio Mall Fire

Reuters

          Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Senin, 28 Mei 2012, sekitar jam 11 siang terjadi kebakaran di mall yang menurutku adalah mall dengan suasana paling nyaman dan tampilan paling menarik di Qatar ini, Villagio mall. Pagi itu sekitar jam 9 aku dijemput oleh temanku mba Tety untuk pergi ke Al Wakra guna menghadiri perpisahan teman kami teh Cici yang akan pindah ke Manado. Sekitar jam 11.30 siang kami keluar dari rumah teh Cici menuju Barwa Village yang letaknya antara Wakra dengan Doha. Saat di Barwa Village inilah pertama kali aku dan mba Tety mendengar bahwa mall Villagio kebakaran dari Rama anak mba Tety lewat telphone. Jujur, saat pertama kali mendengar hal itu, aku hanya berpikir ini hanyalah kebakaran kecil dan tidak berpikir sesuatu yang serius menjadi akibat dari kebakaran ini. Hampir 4 tahun aku tinggal di Qatar, dan sudah beberapa kali aku melihat kejadian kebakaran. Namun tidak ada yang sangat serius sampai memakan banyak korban. Aku masih ingat waktu itu sedang jalan-jalan dengan om dan tanteku disini. Tiba-tiba ada suatu gedung perkantoran yang sangat besar mengeluarkan asap yang sangat banyak dan tebal. Semua kendaraan di jalan raya langsung diaberhentikan sementara oleh polisi lalu lintas agar mobil-mobil pemadam kebakaran bisa lewat dengan cepat. Dan benar saja, sekitar 10 menit kemudian kebakaran sudah reda dan dapat dikendalikan. 

Berikut liputan pernyataan resmi dari mentri dalam negri Qatar, di Al Jazeera TV: http://www.youtube.com/watch?v=pc5DRz1SBWA&sns=fb

          Tapi ternyata kebakaran kali ini berbeda. Pada awalnya kronologis kejadian dan jumlah korban masih sangat simpang siur. Sore hari baru ada pernyataan resmi dari mentri dalam negeri Qatar, H E Abdullah Bin Nasser Al Thani, bahwa korban yang meninggal ada 19 orang. Yang sangat memilukan hati 13 orang korban adalah anak-anak, kesemuanya adalah expatriat, bahkan ada anak kembar 3 yang berasal dari New Zealand, dan ketiganya meninggal bersama. Selain itu ada 4 orang guru dan 2 orang petugas pemadam kebakaran yang berasal dari Pakistan dan Marocco. Mereka semua meninggal terjebak di Gympanzee nursery. Ya Allah,, tak kuasa aku menahan air mata. Terbayang anakku Faatih yang masih berusia 2,5 tahun. Anak-anak sekecil itu, apa yang dapat mereka lakukan saat menghadapi kejadian seperti kemarin?

 
 Anak kembar 3 yang masih berusia 2 tahun ikut menjadi korban. Lillie, Jackson dan Wilsher Weekes.

         Sampai saat ini sumber kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Tapi titik api memang diduga berasal dari toko Nike atau di Gympanzee nursery sendiri yang memang letaknya bersebelahan. Pihak berwenang menjamin tidak akan melepaskan pihak-pihak yang bertanggungjawab dalam hal ini. Gympanzee nursery sendiri letaknya memang agak tersembunyi didalam. Makanya aku tadinya tidak terpikir akan ada korban. Mall Villagio memiliki lorong-lorong window shopping yang sangat luas dan tidak terlalu padat. Tapi ternyata korban adalah anak-anak di nursery ini. 

Karena asap yang sangat tebal, usaha evakuasi korban harus lewat atap mall.

Villagio Mall sebelum kebakaran. Photo: Ammar Mohammed.

Suasana di dalam mall setelah kebakaran. Dari tulisan Gympanzee itu nurserynya masih masuk kedalam dan naik ke atas.

 Evakuasi korban dari atap mall. Terlihat seorang petugas menggendong seorang anak laki-laki. (Photo: Reuters)

  2 orang petugas pemadam kebakaranpun ikut menjadi korban. (Photo: Reuters)

 Sebuah helicopter juga disiagakan untuk mengevakuasi korban. (Photo: Reuters)

 Petugas pemadam kebakaran yang sedang beristirahat diantara peralatan keselamatan setelah proses evakuasi. (Photo:Reuters)

          Martin dan Jane Weekes yang sangat berduka karena kehilangan 3 anak kembar mereka secara bersamaan. (Photo: Reuters)

          Kita memang tidak pernah tahu kapan musibah dan cobaan datang menghampiri kita. Kita harus mengambil hikmah dari kejadian ini, bahwa dimanapun kita berada, kita harus selalu waspada karena hal terburuk sekalipun akan selalu punya kesempatan menghampiri kita. Semoga malaikat-malaikat kecil ini tenang disisiNYA. Allahummaghfirlahum warkhamhum. My very deep condolonces for the family victims. Semoga kita selalu menjadi umat yang ikhlas dan sabar. Aamiin Allahumma Aamiin,,,

Berikut beberapa photo mall Villagio koleksi pribadiku,,, Villagio memiliki design yang sama dengan salah satu mall di Las Vegas dan Macau(muncul di drama seri Korea Boys Before Flower)


 mama waktu berkunjung ke Qatar 2011

 mama dan adikku sony yang lagi gendong Faatih 2011, kita kesini karena di Villagio kita bisa beli tiket MotoGP selain langsung beli di Losail Circuit

Villagio 2009, photo ini aku ambil kalo ga salah saat pertama kali aku ngunjungin Villagio setelah pindah ke Qatar

Tuesday, May 22, 2012

Tumpeng-tumpengan


20 Mei 2012. Hari itu hubby tercinta ulang tahun yang ke-34. Hubby kerja pagi, karena Doha-Ras Laffan cukup jauh, hubby berangkat kerja sekitar jam 5 pagi. Summer seperti sekarang jam 4 pagi udah sholat subuh, jam 5 pagi itu sudah terang benderang. Nah, pagi itu aku bikinin hubby sarapan pagi hot green tea dan cheese french toast. Aku sama sekali ga ngeliatin nyiapin apa-apa untuk ulang tahunnya. Setelah hubby berangkat, faatih kebangun, minta ditemenin bobo nya,,, waduh malah bablas,, bangun-bangun udah jam 11 lewat. Bangun tidur, beres-beres, bikin nasi goreng buat makan siang aku dan Faatih, udah hampir jam 1 siang,, huaaaaa,,,

Pertama-tama yang aku kerjain Rainbow cake untuk kue ulang tahunnya. Pertama kali niy bikin rainbow cake,, jadi agak deg-degan juga. Terus dilanjutkan ngungkep ayam, bikin sambel goreng hati, bikin sate tempe, bikin nasi kuning, ngedekor kue ulang tahunnya, bikin dadar telur, bikin sambel terasi,, kemudian assembly si tumpeng jadi-jadian ini. Oh iya,, untuk minumannya aku bikin Es Tape Ketan Hijau. Alhamdulillah, jam 8 malem hubby nyampe rumah, semuanya udah selesai. Walaupun semua sederhana aja, tapi bikinnya pake rasa cinta dan sayang yang teramat dalam loh,, hehehheee,,, Selamat Ulang Tahun ya sayang,, semakin barokah usianya, semakin sabar dan bijaksana, makin banyak rejekinya, semakin taat beribadah, jadi kepala keluarga yang baik untuk bunda dan Faatih. We love you ayah :)

Berhubung yang ulang tahun pulang kerja langsung menyantap makanan, belum mandi and kucel banget, jadi gamau diphoto. Walhasil cuma makanannya aja deh yang dijepret sebagai kenang-kenangan :)

Sambel Terasi

Sambel Goreng Hati Sapi

Ayam Goreng Bumbu Kuning

Sate Tempe

Telur Dadar

Semoga suka ya sayang,, :)

Thursday, February 2, 2012

Qatar National Day Steam Cake


Kue ini sebenernya bolu kukus biasa, resepnya bisa dilihat disini ,,, cuma warnanya aku bikin putih dan maroon,, karena bikinnya waktu itu untuk cemilan temen-temen yang pada istirahat di rumah dari abis liat parade pagi ke malem nungguin fire works 18 Desember 2011 dalam rangka Qatar National Day. Jadilah tema warna si bolkus di matchingin ama warna bendera Qatar,, maroon putih,,, hehheee,,,

Sunday, November 27, 2011

Finally,,,,



Alhamdulillah,, akhirnya mood untuk blogging datang lagi,,, walo masih sangat memaksakan diri,, tapi kalo ditunda terus menerus,, bisa makin menumpuk hutang resep sama teman-teman sekalian,, hehheee,,, 2 bulan ga ngeblog jadi kaku gini mau nulis apa hehhee,,, 

kenapa sampai 2 bulan ga ngeblog? sibuk,,, sibuk ama pesenan,, sibuk ngurus rumah,, yang pasti sibuk ngurus hubby and Faatih. di Qatar, maid is luxury,,, jadi dari mulai dapur, sumur ampe kasur semua diurus sendiri,, jadi inem iyaaaa,,, jadi nyonyah juga iyaaa,,, hehhee,,, tapi alhamdulillah,, aku menikmatinya,,,

semua orang punya hobby dan kesenangan masing-masing,,, punya minat dan bakat masing-masing,,, aku?? disini aku kebetulan orang yang sangat menikmati ada di dalam rumah,,, bekerja dan menghabiskan waktu di rumah,, i love what i do and i what i can do at home,,, tapi mungkin kalo aku hidup di Indonesia atau di negara lain keadaannya bisa berubah,,, hehheee,,, jadi mari saling menghargai pilihan masing-masing,,, be positive,,, capek kali kalo bersuuzon terus hihihihiii,,, yiukkkk,,, :)

yukkk semangat baking and blogging lagi :)